Postingan

Asrama, rumah keduaku

Asrama, Rumah Keduaku”   Kuikhlaskan pisah dengan Ayah Ibu Demi untuk menuntut ilmu Bukan hanya ilmu duniawi yang kucari Tetapi ilmu agama juga akan kucari Ilmu yang akan bermanfaat, bagi dunia dan akhirat kelak Kujalani setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap saat Dengan teman-teman seperjuanganku di asrama  Tertawa, dan sedih, senang ku hantui  bersama semua teman-teman ku Ku relakan merantau dari ujung kampung Timeepa  Demi menimpa nutri arti ilmu dan pengetahuan itu  Yang kelak akan kubuktikan dengan sejuta ban rindu kepada semua orang Aku merantau bukan mencari arti dunia tetapi juga, melainkan mencari kerinduan kehidupan abadi dan sesaat. Kesuksesan adalah doa dari ayah kepada dia yang senandung di asrama  Belajar sungguh merai kebahagiaan tujuan dan manfaat mencapaikan kerinduan ayah dan ibuku.     Ketar   Lepas sudah yang lama dalam dekapan Tinggal bayangan yang tak bisa dilupakan Tak jua pantas ‘tuk jadi kenangan Hanya ketar y...

Teori Feminisme Rocky Gerung

Penulis. Yohanes w Petege.  Kamis, 7 Desember 2017, bertempat di kantor Yayasan Jurnal Perempuan, pertemuan keempat Kajian Filsafat dan Feminisme (Kaffe) ke-9 yang mengangkat tema “Berpikir Kritis” diselenggarakan. Topik pembahasan pada pertemuan keempat iniialah “Mendeteksi Logical Fallacy”. Rocky Gerung sebagai pembicara membuka kelas dengan menyatakan bahwa dalam berargumen konsep selalu menjadi mata uang yang sah dalam bertransaksi. “Dengan adanya konsep memungkinkan kita efisien dalam berargumentasi”, tutur Rocky. Dalam kuliah ini Rocky memberikan tiga contoh proposisi untuk membantu para peserta mengenal kedudukan konsep secara lebih dalam. Proposisi yang pertama berbunyi “segitiga selalu memiliki tiga sisi”, yang kedua berbunyi “Tuhan itu ateis” dan yang ketiga berbunyi “gunung agung meletus pertama kali pada 1964 yaitu dua tahun setelah kelahiran JP”. Proposisi pertama yang berbunyi “segitiga selalu memiliki tiga sisi” merupakan konsep yang logis karena bersifat tautologis....

ALLAH SEBAGAI PENCIPTA

Gambar
                Foto penulis Petege Busurkecil             ALLAH SEBAGAI PENCIPTA            Oleh: Yohanes W. Petege*) A. Siapakah Allah itu?  Allah menurut kekistenan adalah Wujud muliah raya mahakekal yang menciptakan dan memelihara segala sesuatu. Umat kristiani percaya bahwa Allah itu transenden (Sepenuhnya terlepas dan terpisah dan jagat bedawi) sekaligusimanen melibatkan diri dalam jagat bedawi.  Menurut kitab suci kristen Allah dikenal dari tindahkan Allah sebagai pencipta penyelamat dalam Yesus kristus, dan memperbaharu dalam Roh kudus. Allah menurut latin Mee (Ugatamee) kata Ugatamee dalam artian bahwa yang menciptakan langit dan bumi serta isinya. Suku mee memiliki pandangan tersendiri tetang Tuhan. Sebutan nama Tuhan dalam suku Mee ialaj “Awe Pitoo Mee”. Awee” belarti “Terang”, “Pitoo”, belarti “Cahaya” dan “Mee” belarti “ Manusia”. Pengertian umum tentang...

Tungku Api Keluarga Sebagai Tungku Kehidupan Suku Mee

Gambar
    Tungku Api Keluarga Sebagai Tungku Kehidupan Suku Mee (Sebuah Refleksi atas Realitas Kehidupan Keluarga di Meeuwo)                Oleh: Yohanes W. Petege *) Apa itu Meeuwo? Kata Meeuwoo di artikan berdasarkan dua definisi besar di antaranya yaitu:  ( Mee di artikan sebagai manusia atau orang ) dan, ( uwoo itu pun di artiksebagai nilai terbesar dari kata ibarat ialah aliran sungai ) sehigga kedua kontek dapat saya mengajikan sebagai sekumpulan orang-orang yang mengalir bagaiakan sebuah sungai yang jalan aliran tampa terhigga kemudian lanjud pula dari kedua kaitan itu di definisikan dengan unsur dalam yaitu manusia-manusia yang terlahir dari Tanah air Papua dan Organisasi itupula akan kembali menjadi Tanah air Papua.  Meuwoo adalah rumpun dari sebuah organisasi besar yang di lahirkan dan di huni berdaskan sturuktur organisasi untuk menjaga dan menkonsisten budaya suku mee dan lebih optiaml lagi adalah Tungk...

Membangun Dunia Berpikir dengan Cara Konsentrasi

Gambar
Membangun Dunia Berpikir dengan Cara Konsentrasi              ( Gagasan filsafat)         Oleh: Yohanes W. Petege *) A. Bagaimana Membagun Dunia Berpikir? Dalam dunia yang nyata ini tidak ada yang tidak mungkin. mengapa karena sesunggu dunia sudah terpenuhi dengan rasionalis di dunia estestika dan dunia epistemologi oleh karena itu pada kesempatan ini, saya akan memberikan saudara dan saudari untuk membuka sedikit trik berpikir. maka itu pastilah semua orang bisa berpikir baik dan buruknya di setiap dimensi nalar bahkan dunia AQ, namun untuk eratkan watak yang ilir dengan fundamentalis kemanusian sejujurnya tidak terkehendaki oleh sebab daripada pengaru lingkugan (ekologys) maupun dunia analitis secara konseptualis ialah umum (universal). Dengan kehadiran judul yang membuat banyak orang bertanya-tanya ini saya akan mengulas sedikit bagian daripada berpikir. secara garis besar lahirnya berpikir dengan adanya asumsi inis...

Strategi Mengembangkan Perekonomiaan Rakyat Kabupaten Dogiyai

Gambar
Strategi Mengembangkan Perekonomiaan Rakyat Kabupaten Dogiyai                Oleh: Yohanes W Petege Pendahuluan. Noken Anggrek adalah sarana jati diri bagi orang Mapia lebih khusunya Suku Mee, yang dikayakan oleh sebuah sumber jati diri atau lebih dikenal dengan Noken Budaya yang di ukir dengan beragam bentuk unik pada tubuh Noken anggrek. Noken anggrek yang kini di sebut-sebut dengan bahasa latin Suku Mee (Tohaa Agihaa) sebagai sebuah tali sumber untuk mendatangkan ekonomi sebagai indikator kebutuhan hidup bagi masyarakat Dogiyai dalam hal ini, terlebih khusunya ialah Distrik Mapia Barat Abouyagaa.  Noken anggrek kini mendunia sebab dengan begitu keunikan bahkan dengan keindahan seni itu rakyat Mapia distrik Mapia Barat memfungsikan sebagai pengertian dari sumber pendapatan ekonomi dalam sebuah komonitas keluarga luas maupun keluarga inti. Masyarakat dogiyai banyak gagasan yang melulu mengumpulkan untuk cara mendapatkan ekonomi s...

DI BAWAH KETIAK KONTRAK KARYA

Gambar
                  foto penulis, DI BAWAH KETIAK KONTRAK KARYA             oleh: Yohanes W. Petege Selama 47 Tahun Freeport menambang Tanah Amugsa Papua, Pemerintah Indonesia dan wakil rakyat mejadikannya Freeport sebagai perusahan yang tidak tersentu kritik. ini tampak diam pemerintah dalam kasus yang terjadi di perusahan tersebut. pemerintah membuat kebijakan yang melindungi Freeport dan mengobarkan kehidupan Masyarakat Papua. Indonesia hanya membutuhkan alam Papua.  Hal itu mengambarkan bahwa sejak proses penandantangan kontrak karya pertama hingga sampai dengan sekarang Pemrintah indonesia serta berbagai negara yang memiliki kepentingan dengan Preeport selalu mementingan kepentingan Freeport serta kekayaan alam Papua ketimbangan pengakuan harga diri bangsa Papua.  Naskah kontrak pertama di sepakati pada 7 April 1967 masih menyimpan misteri.banyak pihak menyimpulkan kontrak karya pertam...