Asrama, rumah keduaku
Asrama, Rumah Keduaku” Kuikhlaskan pisah dengan Ayah Ibu Demi untuk menuntut ilmu Bukan hanya ilmu duniawi yang kucari Tetapi ilmu agama juga akan kucari Ilmu yang akan bermanfaat, bagi dunia dan akhirat kelak Kujalani setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap saat Dengan teman-teman seperjuanganku di asrama Tertawa, dan sedih, senang ku hantui bersama semua teman-teman ku Ku relakan merantau dari ujung kampung Timeepa Demi menimpa nutri arti ilmu dan pengetahuan itu Yang kelak akan kubuktikan dengan sejuta ban rindu kepada semua orang Aku merantau bukan mencari arti dunia tetapi juga, melainkan mencari kerinduan kehidupan abadi dan sesaat. Kesuksesan adalah doa dari ayah kepada dia yang senandung di asrama Belajar sungguh merai kebahagiaan tujuan dan manfaat mencapaikan kerinduan ayah dan ibuku. Ketar Lepas sudah yang lama dalam dekapan Tinggal bayangan yang tak bisa dilupakan Tak jua pantas ‘tuk jadi kenangan Hanya ketar y...