(PON) Pekan Olahraga Nasional
(Refleksi Atas Pengadaan Pertandingan Pon )
Oleh: Yohanes W. Petege*)
A. Apa Itu Pon ?
Pon Pekan Olaraga Nasional adalah sebuah nilai agenda nasional yang di selenggarakan oleh nasional dalam bentuk dan digelarkan dan, dipercayakan kepada Orang Asli Papua sebagai tuan Rumah di papua kemudian dalam kontek ini pula (PON) Pekan Olaraga Nasional merupakan nilai tertinggi dari lembaga olaraga nasional Indonesia dan lebih tinggi adapun yakni ( FIFA ) Federation International The Football Asosiation dalam kontek pon ini melihat dengan adanya sebuah perkembagan sunggu sangat efektif dan baik mengapa demikian karena karena pon di bantu untuk papua bangkit an berdiri, berkokokan sebagai salah satu nilai hidup bangsa papua karena pekan olaraga nasional di bentuk dan dikembagankan berdasarkan ketentuan dan kepercayaan pusat indonesia.
Pon dilahirkan atau diciptakan bukan untuk khususv bagi orang papua asli papua saja namun pon berdiri sebgai pundak olarga dalam menggkategori nilai secara universal mengapa demikian karena olaraga adalah dimensi kebugaraan jasmani untuk mensehatkan seluruh anggota tubuh manusia, bukan melalui makan saja tetapi juga melalui olaraga-olaraga yang di adakan di setiap wilaya luar dan wilaya dalam. pon mensumberkan untuk menjadi kriteria yang membagakan oleh banyak orang bahkan tuan rumah pon papua yang tepat akan di selengarakan di atas tanah papua ini.
Banyak orang mendengar bahwa pon adalah salah satu bentuk kerja yang di khususkan dari pemeritah pusat untuk orang orang yang bisa mengatakan sebgai pemain mengapa karena pon terlahir dari pusat dan pon datang dari pusat pula makanya, orang orang bernilai demikian sehigga pon jangan mengkatogorikan dengan satu kontek namun membuka ruang lingkup pada secara umum supaya masarakat dapat terjung terlibat pada kata olarga nasionalisme.
Kepekaan menjadi kontek perjungan yang baik dan benar ialah sumber hidup dalam perjungan dan pekembagan melaui papua dan, dapat melestarikan nilai yang terbaik dalam mencari dan mensukseskan sebgai nilai unsur keperyaan di atanah papua ini, kemudian kita menjadi pondasi keamana yang baik dan damai sehigga selama aktivitas perkembagan pon berlansung dapat menyaksikan dengan kedua lengsa mata dan menadinya pula saksi yang mutlak di mata tuhan dan mata manusia biasa kemudian dari pada saya mengajikan di alog ini supaya saudara dan saudara bapa ibu marilah kita secara bersama bergandengan tangan untuk terjung menjadi payung yang jujur dan payung yang bernilai etika pon.
B. Apa Itu Dampak Positif ?
Mencari nama keunggulan di tanah papua demi untuk menjalin dan memamfaatkan kualitas ( OAP ) Orang Asli Papua bahwa negeri yang belum menjadi susukses atau fredoom pula bisa mendirikan dan dapt menginjikan untuk kajikan sebuah pertandingan besar yang akan di adakan di tanah papua diwaktu yang sudah diambang mata yang datang seratus hari kedepan lagi sehigga dalam kelansungan pertadingan akan terlahir berbgai kompeks dari luar negeri bahkan luar dari papua kemudian dari pada itu papua akan menjadi pusat perhatian bagi orang imikrasih dengan ada pertadingan pon dan disamping itu adapun yang mesti menjadi alur materialisme ialah ofservasi pastisipasi, ofseravasi lapangan, opsesvasi tatapan dan lain sebgainnya.
Dampak positif dari definisi pekan olaraga nasional ialah menjadi tuan tanah yang netral atas kejadian peristiwa selama pertandingan berlangsung di tanah papua ini kemudian menyelenggarakan ekonomi dalam kontek apapun namun yang lebih terpentinnya adalah menjunjun tinggi nama papua yang terbaik dan kemudian menjadi salah satu pengalaman di kelak terharunya nama unggul papua damai.
Karena adanya pemimpin yang faktual di mata allam papua dan masarakat papua saling menyatu dan memberikan aspirasi, apresiasi, bahkan tampa uang dolar dapat mengijinkan untuk mengadakan pertadngan besar diyang di hadari setiap pemimpin dari negarnya masing maning untuk menyaksikan pon yang akan berlansung di tahun yqng di tentukan oleh kepala pon pekan olarga nasional dan pemimpin provinsi papua pak lukas enembe, S.IP., S.H yang di rindukan oleh banyak pihak masarakat papua.
Dengan adanya penyelenggaraan dana yang akan di keluarkan itu menjadi salah satu kenan nama papua dalam hal menjunjun tinggi identitas nama papua yang telah di berkati ini bukan saja papua namun lapisan masarakat bahkan sampai allam papua yang kini masih penanting petadingan olaraga nasional di tanah papua ini perlanjutan; papua akan menjadi salah satu pusat wisata bagi setiap insani manusia yang akan hadir pada pon berlandung di papua kemudian di samping itu banyak orang akan berbincangan tentang keindahan kecantikan tanh papua melalui media sosial, media cetak, media video, media lagu dan lain-lainnya.
Saya sebagai penulis memberikan apresikan kepada bapa enembe yang mana telah mengijinkan untuk mengadakan pon di tanah papua walaupun papua penuh akan adanya konfil medang peran yang subur beralti orang lain pula yang akan hadir dapat mempertimbangkan megapa dan kenapa tampa kasih agape dari pemimpin papua bapak enembe mengijinkan kita hadir bukan kita saja namun setiap bungkusan negara dunia yang ada dan yang bersiraha akan bertepuk dengan melihat kebaikannnya bapa enembe dan kerendahan orang asli papua yang memiliki hari nurani yang relartisme demi untuk bayak orang dan melalui pon pula akan banyak hal yang setiap negara mengagali tentang tanah paua yang penuh akan adanya sumber daya alam dan lainya.
Generasi papua yang tekuni pada olaraga akan mencabut dan memiliki berdasarkan syarat bakat yang mereka akan miliki kemudian papua menjadi sumber sumbangan pembibitan pemain di setiap cabang olaraga yang akan di adakan pada waktu yang mendatang ini bukan saja setara untuk menonton dan bermain tetapi menjadi atlek yang berunggul dimata orang dan itu yang menjadi pusat wibaya bercaggi dan papua menuju kerevolusi yang efektif dab pula yang netral bukan tempat onarlitas melainkan kesucian yang dinantikan.
C. Apa Itu Dampak Negatif ?
Papua akan terlahir menjadi mina untuk kontak dingin yang akan tebagun dan di atas tanah bukan hal baru namun sunggu padangan penulis membawa malapeta yang sangat luar biasa bagi orang asli papua seperti penerimaan kelanjutan oksus, pemekaran provinsi, pembagunan ‘pos-posan untuk (TNI/POLRI) Tentara Nasional Indonesia Polisi Republik Indonesia ini mengundangan sebuah masalah besar maka dari itu penulis meminta untuk pelunya mempertimbangkan sehigga tidak ada keonaran yang tersisip di setiap wilaya papua yang orang asli paua mengapdi sebagai sukma apsolut, dan beberapa kontek di atas ini kita sudah mengetahui sebagai agenda pemeritah nasional namun sebagian dari agenda itu membahwa keburukan kemudian membahwa kerugiaan apa kerugiannya ekspoloitasi ( SDA) Sumber Daya Alam di Tanah Papua.
(Perlanjutan) dari atas bukan ekspoloitasi saja namun adapun seperti kapitarlisme, intimidasi, keonaran, hanarki, pemerkosaan, banyak demokrasih keamanan seperti TNI/PORLI unsur unsur itu Satu tanah papua akan goncar berkepingan karena sementara dua provinsi papua dan paua barat pun beluk lunas dalam pengurusan Tanah papua oleh sebab itu penulis meminta kepada setiap pemimpin harus pintar untuk memiliki nilai relativisme sehigga dapat dan perujun pada pundak yang dipadang oleh orang lain.
Sisi dampak negatif yang akan telahir di padangan penulis adalah keonaran dalam jalannnya sebuah agenda pusat yakni pon pekaan olaraga nasional mengapa karena dampak negatif datang tidak bisa kita mengetahui secara itu namun jika waktu menentu dengan otomatis akan terlahir berbgaai kotak fisik maupun nonfisik sehigga penulis dapat meminta kepada setiap pemimpin-pemimpin dari lembaga pusat maupun kabupaten bahkan kota sekiranya menjadi relativisme yang faktual di konteks yang akan dapat melahirkan sebagai pengaman menegaskan keamanan yang mutlak tampa menerima suapan orang lain selain papua asli karena dunia tertipu dengan suapan orang lain kemudian dapat terlahir secara anarki dimana-mana bahkan biasa tejadi di sebungkus Tanah Papua.
Setiap kali dana yang di selenggarakan oleh pemeriintah pusat adanya megelulu korupsi di jenjangan lembaga pemerintah sehigga di masarakat hanya ampas dan tidak dampai pada melunasi kebutuhan hidup orang asli papua . maka dari itu apa bila dana yang di selenggarakan daru setiap negara harus mematuhi hukum Allah yang tercatat dari kita ada higga sampai dunia kita kiamat yakni meniggal dunia. megapa penulis dapat kaitkan dalam kontek negatif setiap kali aggaran pemerintah jatu tangan menajadi tangan panjang sehigga dana tidak memunkinkan untuk demi masarakat papua dan lainnya.
Kekawatiran muncul dari hati penulis adalah jika tak ada keamanan ya dan tidak akan berwujudan pada intimidasi pemerkosaan, keaniyaan oleh sebab itu kembali alik cerita keamamn itu penting di sebuah negara untuk mendirikan keadilan yang efektik dan keadilan atas keberan relativisme orang asli papua sehigga melalui itu masarakat saya dapat beradtasi dengan kiriteria mereka aman, damai, tentram dan berdiri berdasarkan ketentuan sendiri dan sukseskan (pon) Pekan Olaraga Nasional.
Meskipun waktu tidak dapat konsisten dengan kaidah satu duania akan goncar peecah dengan kedatangan dari orang orang imikrasi saya buakn bermasuk menuduh namun menjadi terbaik itu unsur nilai budaya papua jika tidak sala satu minuman yang kini akan beredar di lingkungan sosial sehigga dunia keluarga lembaga akademik lembaga perkantoran akan kepung kepingan dengan adanya sebuah pertandingan (PON) Pekan Olaraga Nasional.
D. Bagaimana Dengan Tujuan Pon ?
Mencari nama keunggulan di tanah papua demi untuk menjalin dan memamfaatkan kualitas ( OAP ) Orang Asli Papua bahwa negeri yang belum menjadi susukses atau fredoom pula bisa mendirikan dan dapt menginjikan untuk kajikan sebuah pertandingan besar yang akan di adakan di tanah papua diwaktu yang sudah diambang mata yang datang seratus hari kedepan lagi sehigga dalam kelansungan pertadingan akan terlahir berbgai kompeks dari luar negeri bahkan luar dari papua kemudian dari pada itu papua akan menjadi pusat perhatian bagi orang imikrasih dengan ada pertadingan pon dan disamping itu adapun yang mesti menjadi alur materialisme ialah ofservasi pastisipasi, ofseravasi lapangan, opsesvasi tatapan dan lain sebgainnya.
Tujuan pon akan menjadi peristiwa yang terkenan bagi seluru dunia karena dengan melihat papua tanah damai yang di nantikan kemudian banyak pemainkan yang akan di seleksi untk mengabil bermain di luar daerah dan kemudian hasil dari pada itu bukan pemimpin papua yang memiliki melainkan orang imikrasi yang memilih dengan adanya bakat yang tinggi nilai yang sabar teknis yang sunggu menajutkan banyak pemain.
Demi untuk mensukseskan Tanah yang damai demi untuk membagun tanah papua yang akan dirindukan oleh masarkat papua dan jenjangan pemeritah daraeah provinsi dan kota bahkan masarkat yang menjadi pusat abadi;
Untuk mengenali antar negara dengan negara lain dan saling pula mengenali secara fisik dan nonfisikis oleh setiap orang yang ada menyedar di tanah papua ini kemudian demi untuk mensuskseskan sebgai salah satu kepercayaan dari agenda nasional untuk menjadi peristiwa yang efektif dan damai, dapat melahirkan dan menharumkan tanah papua yang jatuh dari surga demi untuk melihat kecantikan bakal papua secara kulitnya dan fisiknya.
Mencari nilai kepercayaan yang baik di atas negeri kaki telanjang untuk menjadi sumber materi didunia golobal yang penuh dengan darah bahkan tangisan untuk mengatasih dan dapat membuat semua orang gembira dan apresiasi untuk Tanah papua yang di berkati ini.Mencari nama keuggulan dan mencari jadi orang papua atas aspirasinya dari masarakat yang mengadi di bagian belahan papua ini sehigga dapat menjunjun tinggi nama pemimpin dan bugkusan masarakt daru profesi sampai dengan jenjangan lainnya.
a. Kesimpulan
Pon Pekan Olaraga Nasional adalah sebuah nilai agenda nasional yang di selenggarakan oleh nasional dalam bentuk dan digelarkan dan, dipercayakan kepada Orang Asli Papua sebagai tuan Rumah di papua kemudian dalam kontek ini pula ( PON ) merupakan nilai tertinggi dari lembaga olaraga nasional Indonesia dan lebih tinggi adapun yakni ( FIFA ) Federation International The Football Asosiation dalam kontek pon ini melihat dengan adanya sebuah perkembagan sunggu sangat efektif dan baik mengapa demikian karena karena pon di bantu untuk papua bangkit an berdiri, berkokokan sebagai salah satu nilai hidup bangsa papua karena pekan olaraga nasional di bentuk dan dikembagankan berdasarkan ketentuan dan kepercayaan pusat indonesia.
Pon dilahirkan atau diciptakan bukan untuk orang papua saja namun secara universal mengapa karena olaraga adalah dimensi kebugaraan jasmani untuk mensehatkan seluruh anggota tubuh manusia, bukan melalui makan saja tetapi juga melalui olaraga-olaraga yang di adakan di setiap wilaya luar dan wilaya dalam. pon mensumberkan untuk menjadi kriteria yang membagakan oleh banyak orang bahkan tuan rumah pon papua yang tepat akan di selengarakan di atas tanah papua ini.
Banyak orang mendengar bahwa pon adalah salah satu bentuk kerja yang di khususkan dari pemeritah pusat untuk orang orang yang bisa mengatakan sebgai pemain mengapa karena pon terlahir dari pusat dan pon datang dari pusat pula makanya, orang orang bernilai demikian sehigga pon jangan mengkatogorikan dengan satu kontek namun membuka ruang lingkup pada secara umum supaya masarakat dapat terjung terlibat pada kata olarga nasionalisme.
Tujuan pon akan menjadi peristiwa yang terkenan bagi seluru dunia karena dengan melihat papua tanah damai yang di nantikan kemudian banyak pemainkan yang akan di seleksi untk mengabil bermain di luar daerah dan kemudian hasil dari pada itu bukan pemimpin papua yang memiliki melainkan orang imikrasi yang memilih dengan adanya bakat yang tinggi nilai yang sabar teknis yang sunggu menajutkan banyak pemain.
Demi untuk mensukseskan Tanah yang damai demi untuk membagun tanah papua yang akan dirindukan oleh masarkat papua dan jenjangan pemeritah daraeah provinsi dan kota bahkan masarkat yang menjadi pusat abadi;
b. Saran
Memecakan dan mengadakan dan mengtiadakan adalah sumber dari segalah sumber logika yang dimiliki oleh manusia sebagai makluk sosial yang memiliki hati nurani dalam hal ini penulis berpesan dengan ketegasan bahwa sebuah masalah harus digalih dengan retorika relativisme dalam artian memandang dan lehita dengan adanya masalah harus merunju dengan padnagan fisik dan nonfisik sehigga dapat berjalan dengan kaidah dan argument pemeritah pusat dan pemeritah papua
Berikan yang terbaik untuk para tamu dari tangan orang asli papua kemudian menjaga wibawa bapa pemimpin kita lukas enembe supaya menjaga nama papua yang netral sehigga dapat menerapkan dan dapat mencertikan yang terbaik untuk kita papua Demi untuk mensukseskan Tanah yang damai demi untuk membagun tanah papua yang akan dirindukan oleh masarkat papua dan jenjangan pemerintah daerah provinsi dan kota bahkan masarakat.
Pon Pekan Olaraga Nasional adalah sebuah nilai agenda nasional yang di selenggarakan oleh nasional dalam bentuk dan digelarkan dan, dipercayakan kepada Orang Asli Papua sebagai tuan Rumah di papua kemudian dalam kontek ini pula (PON) merupakan nilai tertinggi dari lembaga olaraga nasional Indonesia dan lebih tinggi adapun yakni ( FIFA ) Federation International The Football Asosiation kini yang menjadi pusat abadi.
Setiap masarakat orang berkulit hitam berambut keriting harus melahirkan nilai nilai membagun untuk kita papua bukan kita siapa lagi bukan sekarang kapan lagi; waktu adalah emas, menjadi masarakat yang relativisme adalah masarkat yang penuh dengan buah buah Roh kudus.
)*Penulis, Adalah, Mahasiswa, UNCEN, Jayapura, Papua.
Komentar
Posting Komentar