Melawan lupa pahlawan kebangsaan Papua. Melawan lupa dapat bernyanyi dibalik gunung ada suara tangis merdu bukan suara rindu kasih, tetapi suara tangis minta dikasih apa yang benar di benarkan. Aku bersenandung dibalik genosida semua bukan karena kepentingan melainkan aku adalah bagian dari penjuru kebenaran dunia demi bangsa dan rakyat Papua yang aku cinta. Melangka maju seakan aku dijadikan budak di negeri aku. Bukankah demograsi sebagai wadah perputaran pengajuan kebenaran dan keadilan atas ritma kehidupan. Aku dibunuh pada tanggal 10 November 2001. Aku bernyanyi dibalik keletihan suara hatiku, aku dimaki,disiksa,diafiksasi, dikriminalisasi,digenosida,diekosida lantaran suara emas mengemis kebebasan atas semua onarlisme yang anda lakukan terhadap anak kaki telanjang. Sampai nyawa dan hidup ku melayang di pinggiran jalan siooo... Aku punya tuhan. Sioo..., merah putih ku yang rapuh bagaimana lagi untuk pecahkan kebenaran di hari ini......
Komentar
Posting Komentar