SENJA DI MALAM ITU


.           Foto Penulis: Yohanes w. Petege

          Puisi Senja di malam hari

Malam ini hujan turun dengan deras
senja begitu cepat menyebar 
Angin berembus dengan begitu cepat 
waktu aku keluar melihat senja telah tiada 

Aku memandangi di langit yang biru 
Terdapat kedua kunang,, yang membuat ku mencilip mata
setelah itu aku memandangi sepasang senaja
senja yang sangat inda seperti,

Seindah buangah taman yang penuh bakau riu
Senja itu lelbih indah daripada sinar bulan,
dan kunang-kunang
Saat aku melenyap pula sinar senja masih dalam pencaran 
dan diriku masih dalam keterangan seidah senja itu

Hari telah pagi 
ku buka pintu dan jendela
Senja itupun telah hilang dan pudar bersama arus cantiknya
Hanya tertinggal bekashi senja dan ilustrasi samutra

Toutopa, 7 Oktober 2021

Oleh : Yohanes W. Petege

)* Penulis Adalah Mahasiswa UNCEN Jayapura Papua.






Puisi Bungah Desa

“Wahay ..... bunganku
engkau dermaga ditepi sudut laut fasifik
aku ingin berjubi lensunmu
aku ingin mewarnai selengdangmu”

“betapa indah makotanya
betapa indah caklirnya
engkau kulir diriku
engkau perih di hari tuaku"

wahay desa rosari 
haway putri dermawan
injinkan kriked serdadu talimu
ijinkan rantingku mengoresmu

ulurkan mejadi pahlawan desanya
ulurkan putik menyatuh buahku
ternyata kau yang datang di malam 
ternyata kau yang pergi entah kemana

Toutopa, 7 Oktober 2021

Oleh: Weneity Yohanes Petege*)

)* Penulis Adalah Mahasiswa UNCEN Jayapura Papua.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maunii (Kapak Batu suku Mee)

Teori Feminisme Rocky Gerung

Tragedi Biak Berdarah Jejak Luka Tak Usai Sembuh dari Bingkai Ibu Pertiwi