TERDIAM DI RUANG PENGGANTI


Terdiam di Ruang Pengganti

Dalam setiap langka ruang ternyata berganti
Ruang kini menjadi alasan bagimu
Pengganti pengantin ruang getir hadir kau pun resup pintu
Ingat kha kau dimana kau inka komitmen

Seakan aku berfikir diam karena kau mencintaiku
Namun ternyata kaupun menciptakan hal baru dalam ruang itu

Aku ikhlas melepaskanmu dengan sedialog namun sukma tak ijinkan kau pergi
Aku ikhlas membisik pergi namun ruang itu melulu mengirim undangan mengapa?

Percuma merasa dicinta mencinta tak harapan bukan?
Kesetian dalam ruang itu menjadi mengapa?
Kediaman sukmamu ternyata wadah persinggahan
Pernahkah kau merasakan ruang itu telah di isi
Tidak bagimu namun jujur bagiku sangat alitasi

Dengarkan secoretan busur ini tunduk dan bertanya pengganti bukan jaminan
Pengaganti bukan warisan dari kediamannya
Jiwa dan raga melulu kau yang dalam ruang
Ragamu bukan jaminan hidupku namun?
Jiwamu adalah jaminan hidupku

Bukit Buper, 26 Oktober 2021

Oleh: Busurkecil . Jhon Petege

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maunii (Kapak Batu suku Mee)

Teori Feminisme Rocky Gerung

Tragedi Biak Berdarah Jejak Luka Tak Usai Sembuh dari Bingkai Ibu Pertiwi