RUNDU

                          
                             Puisi  "Rindu"

Rindu... Rindu memang ku tak sanggup menggambarkan arti rindu kepadamu 
Rindu, rindu sendiri rumit ku jenuh hanya dengan sebuah alunan pena dapat ku curhatan pada kertas putih ini

Rindu.. sudih kah rindu ku kau terima walaupun aku pun orang yang peduli padamu

Ku sadar rintisan rindu ibarat rintisan hujan yang tidak besar tetapi kurasa sangat terpanah padaku siang dan malam 

Jatuh dan bangun, waktu dan ruang.., jujur aku kalah di matamu hanya tak ada rindu kabar dariku.. tetapi, rinduku kepada pena sebagai warisan dari induk bekal pula sudut memaksa jiwa dan IQ ku

Saya ijin kau merobek-robek kan jiwaku pula tidak mengapa 'tetapi ku larang kau hilang kan rindu dan, cinta dalam waktu yang singkat oleh tak ada kabar antara saya dan engkau, hay kekasihku. 

Rindu kepadamu ( Yuli ) sulit lapis sakit ku tak sanggup tuangkan dalam kalbu cintaku itu semua bukan kenapa tak.
Namun semua hanya karena masalah rindu padamu Hay kekasiku ( nokuwo).

Ijin daku kembali tanya kabar mu, aku belum yakin kabar kamu baik,, di Nabire dan suara angin juga aku biasa dengar kamu sedang menderita sakit tetapi, doaku selalu mendahului enago karena keputusan rindu dan cinta masih terikat bersamamu...

Oleh: Y. Busurkecil ✍️ cerpenelis Papua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maunii (Kapak Batu suku Mee)

Teori Feminisme Rocky Gerung

Tragedi Biak Berdarah Jejak Luka Tak Usai Sembuh dari Bingkai Ibu Pertiwi